December 2015 | Uang Merah | Forex Mart

Wednesday, 30 December 2015

Kerajaan - Kerajaan Islam di Sulawesi dan Sumatera - kerajaan-kerajaan islam di Sulawesi juga mulai bermunculan, hal ini dikarenakan para pedagang yang berdagang di Sulawesi membawa dan menganut agama islam. Kerajaan-kerajaan yang tumbuh diantaranya ada kerajaan Gowa Tallo, kerajaan Bone, kerajaan Wajo, kerajaan Sopeng, dan Kerajaan Buton.

· Kerajaan Gowa Tallo

Kerajaan Gowa Tallo awalnya bukanlah kerajaan islam, setelah menjadi kerajaan bercorak islam, Kerajaan Gowa Tallo memperluas daerah perpolitiknya, diantaranya ada kerajaan Wajo yang ditaklukkan pada 10 Mei 1610, serta kerajaan Bone yang ditaklukkan pada 23 Nopember 1611. Kerajaan ini ditakulukkan agar dapat memeluk islam. Penyebaran islam di Sulawesi semakin mantap karena partisipasi dari muballigh yang disebut Datto Tallu yang bernama yaitu Dato’ Ri Bandang yang memiliki nama asli Abdul Makmur atau Khatib Tunggal, Dato’ Ri Pattimang yang memiliki nama asli Dato’ Sulaemana atau Khatib Sulung, dan yang terakhir ada Dato’ Ri Tiro yang memiliki nama asli Abdul Jawad alias Khatib Bungsu. Ketiga Muballigh inilah yang membuat raja Luwu masuk islam, dan mendapatkan gelar Sultan Muhammad pada tahun 1013 hijriah. Setelah Raja Luwu masuk islam, disusul oleh Raja Gowa Tallo, I Mallingkang Daeng Manyonri pada tanggal 9 Jumadil Awal 1014 H, Selanjutnya yang masuk islam adalah Karaeng Gowa I Manga’rangi Daeng Manrabbiapada tanggal 19 Rajab 1016 H. Baca: Kerajaan Islam Pertama dan Tertua di Indonesia

Sumatera merupakan daerah utama yang dituju oleh penyebar agama islam, hal ini dikarenakan letak Sumatra yang sangat strategis. Pada tahun 1512, banyak kerajaan-kerajaan yang didirikan di Sumatera, baik keraan besar maupun kerajaan kecil. Kerajaan-kerajaan di Sumatera antara lain: kerajaan Aceh, kerajaan Biar dan Lambri, kerajaan Pedir, kerajaan Pirada, kerajaan Pase, kerajaan Aru, kerajaan Arcat, kerajaan Rupat, kerajaan Siak, kerajaan Kampar, kerajaan Tongkal, kerajaan Indragiri, kerajaan Jambi, kerajaan Palembang, kerajaan Andalas, kerajaan Pariaman, kerajaan Minangkabau, kerajaan Tiku, kerajaan Panchur, dan kerajaan Barus.

· Kerajaan Aceh

Pada tahun 1520 Sultan Ali Mughayat Syah yang merupakan raja dari kerajaan Aceh memerangi kapal portugis yang memasuki Malaka. Namun perang tersebut hanya sampai pada tahap persiapan saja, dikarenakan sultan Ali wafat, beliau dimakamkan di pemakaman sultan Kandang XII Banda Aceh. Setelah kepergiannya, tahta kerajaan Aceh digantikan oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahhar. Banyak usaha yang dilakukan oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahhar, baik di bidang pertahanan perang, urusan perdagangan, sampai mengadakan hubungan internasional dengan negara- negara Islam di Timur Tengah, seperti Ethiopia, Turki, dan Mesir.

Pada tahun 1563, Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahhar ingin melanjutkan perjuangan Sultan Ali Mughayat Syah dalam memerangi tentara Portugis, beliau meminta bantuan pada Constatinopel agar dapat membantunya dalam perang tersebut.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kerajaann - kerajaan islam di sulawesi dan sumatera, semoga bermanfaat. Baca: Kerajaan - Kerajaan Islam di Indonesia

Monday, 28 December 2015

Kerajaan - Kerajaan Islam di Indonesia - kedatangan para pedagang dari negeri Cina dan India membuat didirikannya kerajaan-kerajaan Hindu Budha, hal tersebut mengundang pertahian lebih banyak lagi pedagang untu datang ke Indonesia, salah satunya pedagang dari Timur Tengah, yang membuat kerajaan kerajaan islam di indonesia mulai bermunculan. Berikut beberpa kerajaan kerajaan islam di indonesia:

1. Kerajan Samodera Pasai

Kerajaan Samodera Pasai diyakini sebagai kerajaan islam pertama yang dibangun di Indonesia tepatnya di Lhoksumawe yang dibangun sekitar abad ke 13 Masehi tepatnya pada tahun 1297 Masehi. Pendiri kerajaan ini adalah Sultan Malik Al Saleh. Setelah Sultan Malik Al Saleh meninggal dunia, tahta kerajaan Samodera Pasai digantikan olh pytranya yang bernama Sultan Mahmud yang digantikan oleh Sultan Malik At Tahir atau Sultan Ahmad setelah kepergiannya. Baca: Kerajaan Islam Pertama dan Tertua di Indonesia

2. Kerajaan Demak

Kerajaan Demak merupakak Kerajaan bercorak Islam yang dibangun sekitar abad ke 1 Masehi. Kerajaan ini didirikan di Pulau Jawa, teptnya di daerah Demak, Jawa Tengah. Pendiri kerajaan Demak bernama Raden Patah, yang merupakan bupati di Kerajaan Majapahit yang saat itu masuk islam. Dalam waktu yang relatif singkat, Demak menjadi kerjaan yang besar dan Kuat, yang mejadi pusat penyebaran agama islam ke seluruh pelosok negeri.

Setelah Raden Patah meninggal dunia, tahta kerajaan Demak digantikan oleh Pati Uus, yang merupakan putra dri Radn Patah sendiri, setelah 3 tahun kepemimpinnanya, tahta diisi oleh Sultan Renggono, Adim Pati Unus, hal ini dikarenakan Pati Unus wafat. Sultan Renggono merupakan raja yang arif dan bijaksana, namun tegas. Ketegasan inilah yang teteap membuat Kerajaan Demak antipati terhadap Portugis.

3. Kerajaan Pajang
Kerajaan islam selanjutnya adalah kerajaan Pajang yang didirikan oleh Sultan Adiwijoyo atau lebih dikenal dengan sebutan Joko Tingkir. Joko Tingkir berhasil menaklukkan kerajaan demak, dan akhirnya berpindah ke daerah Pajang.

Setelah Sultan wafat terjadi pergolakan tepatnya pada tahun 1582,. Dalam situasi gamang tersebut Arya Pangiri yang merupakan putra Sunan mencoba merebut kekuasaan. Kemudian Pangeran Benowo memberikan kekuasaan pada kerajaan Pajang kepada saudaranya, Sutowojoyo. Saat kepemimpinan Sutowijoyo, pusat kerajaan dipindahkan ke daerah Mataram.

4. Kerajaan Mataram Islam
Kerajaan ini dulunya kerajan Pajang yang dipindahkan oleh Sutowijoyo pada tahun 1586 Masehi. Setelah diangkat menjadi Raja, Sutowijoyo mendapatkan gelar Senopalti Ing Alaga Sayidin Pantagama. Saat kepemimpinnanya, banyak dari para bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaannya. Diantara para bupati yang mau melepaskan diri dari kepemerintahan Sutowijoyo diantaranya: bupati Ponogorogo, Kediri, Madiun, Pasuruan, Cirebon, Galuh dan Surabaya, namun tidak berhasil.

Setelah Sutowijoyo meninggal dunia pad atahun 1601, tahta kerajaan digantikan oleh Mas Jolang atau lebih dikenal dengan Penembahan Seda ing Krapyak. Pada awal kepemimpinannnya terjadi lagi pemberontakan yang dilakukan oleh daerah Demak dan daerah Ponorogo. Baca: Kerajaan Islam di Indonesia dan Peninggalannya

Saturday, 26 December 2015

Kerajaan - Kerajaan Hindu Budha di Indonesia - kerajaan yang pertama berkembang di Indonesia merupakan kerajaan kerajaan hindu budha. Ha ini dikarenakan para pedagang dari asing yang mulai berdatangan ke Indonesia, sebelum orang asing yang menganut suatu agama tertentu datang ke Indonesia, masyarakat Indonesia menganut aliran dinamisme.

Berikut beberapa kerjaan-kerajaan Hindu di Indonesia:

1. Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan bercorak Hindu yang pertama kali didirikan di Indonesia tepatnya di Kalimantan Timur, tepian suangai Mahakam. Tahun berdirinya di perkirakan sekitar 400 Masehi. Beberapa raja yang pernah memimpin di kerajan Kutai antara lain adalah: Raja kudungga yang merupakan raja pertama dari kerajaan ini, yang selanjutnya digantikan oleh raja Asawarman dan pada generasi selanjutnya adalah Raja Mulawarman, yang merupakan putra mahkota dari Raja sebelumnya.

2. Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu kedua yang dibangun di Indonesia. Kerajaan Tarumanegara dibangundi Jawa barat, sekitar tahun 450 M. Raja yang berkuasa di Kerajaan Tarumanegara adalah Raja Pernawarman. Baca: Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

3. Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajana bercorak Budha yang didirikan di Sumatera sekitar abad ke-7. Raja-raja yang pernah berkuasa di kerajaan Sriwijaya antara lain: raja Jayanaga, raja Balaputradewa, selanjutnya adalah raja Sangrawijaya tunggawarman. Pada masa itu Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan terkuat, Kerajaan Sriwijaya mendapat julukan kerajaan maritim, hal tersebut dikarenakan Kerajaan Sriwijaya mengusai sebagian besar perairan di Nusantara, yang merupakan lokasi strategis yang dituju para pedagang-pedagang asing.

4. Kerajaan Bali

Kerajaanbali merupakankerajaan bercorak Hindu selanjutnya. Yang terdiri dari beberapa wangsa, wangsa yang terkenal salah satunya adalah wangsa Warmadewa, yang pada masa itu memerintah Bali.raja-raja yang terkenal pernah memerintah kerajana Bali antara Lain: Sri Candrabhaysingka Warmadewa, selanjutnya digantikan oleh Udayana, yang mendapatkan gelar Dhamodayana Warmadewa. Setelah keruntuhannya, kerajaan Bali meninggalkan bebrapa peninggalan sejarah yang berupa prasasti, terdiri dar 28 prasasti yang ditemukan di di goa Gajah, Gunung Panulisan, Gunung Kawi dan Sangit.

5. Kerajaan Singasari

Kerajaan Singosari merupakan kerajaan yang berdiri berlandaskan dendam. Asal mula cerita kerajaan ini, dimulai dari ken Arok yang membunuh Tumapel Tunggul Ametung untuk mendapatkan istri dan tahtanya. Sehingga setelah Tunggu ametung meninggal, keinginan Ken Arok terpenuhi, ia menjadi Raja dan menikah dengan istri Tunggu Ametung, yang bernama Ken Dedes. Di tengah kepemimpinannya, ia dibunuh oleh anak dari Tunggul Ametung, yaitu Anuspati sehingga ia menjadi raja selanjutnya. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, anak dari Ken Arok tidak terima ayahnya dibunuh akhirnya membalas dendam kepada Anuspati, dan membunuhnya. Setelah Tohjaya, anak Ken Arok membunuh Anuspati, ia diangkat menjadi Raja. Selanjutnya terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh keturunan-keturunannya.

Selain pendirian kerajaan Budha, juga berdiri kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia, salah satunya yaitu Kerajaan Mataram Hindu yang berada di Jawa tengah. Raja yang pernah berkuasa di kerajaan ini adalah Raja Sarna, Raja Sanaya, Raja Raka Panangkara, Raja Rakai Pikatan, Raja Rakai Watukara, Raja Daksa, Raja Tulodong, Raja Wawa dan yang terakhir adalah Mpu Sendok hingga akhirnya ia pindah ke Jawa timur dan membuat kerajaan baru yang bernama kerajaan Wangsa Isyana. Baca: Kerajaan Budha Tertua yang Ada di Indonesia

Thursday, 24 December 2015

Kerajaan Islam Pertama dan Tertua di Indonesia - Fakta yang kita ketahui selama ini bahwa kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan islam pertama yang ada di Indonesia, namun pada kenyataannya ada kerajan lain yang jauh lebih dahulu dibangun dari pada kerajaan Samodera Pasai. kerajaan islam tertua di indonesia adalah kerajaan perlak . kerajaan ini berlokasi di Aceh bagian timur, yang didirikan pada tahun 840 Masehi. Berdiriya kerajaan ini cukup lama sekali, diketahui berjalan sampai tahun 1292 hingga akhirnya bergabung dengan kerajana Samodera Pasai.

Raja pertama yang memerintah kerajaan ini adalah Sultan Alaidin Syeh Maulana Abdul Aziz Syah. Sultan Alaidin Syeh Maulana Abdul Aziz Syah sendiri merupakan putera dari pasangan Ali bin Muhammad bin Ja`far Shadiq yang merupakan pendatang islam dengan Makhdum Tansyuri, adik dari Syahir Nuwi pemimpin perlak sebelum memeluk islam. Sejak kepemimpinan Sultan Alaidin Syed Maulana Abdul Aziz Syah, bandar perlak berganti nama menjadi bandar Khalifah.

Pada awalnya kerajaan ini menganut aliran syiah yang mendapat dukungan dari mesir yaitu dinasti Fatimah. Namun saat dinasti Fatimah runtuh, hubungan dengan syiah mulai memudar. Berganti dengan aliran Sunni . aliran ini muncul saat masa kepemimpinan Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah. Beliau meninggal pada tahun 913 masehi, dan kejadian ini memicu perang antara aliran Sunni dan Aliran Syiah. Sehingga membuat kerajaan tidak memiliki sultan selama kurang lebih 2 tahun. Hingga akhirnya kaum syiah memenangkan peperangan dan mengangkat Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah untuk mengisi tahta kerajaan. Namun pada akhir pemerintahan Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah terjadi lagi peperangan antara kaun syiah dan kaum sunni, namun kali ini yang menjadi pememnang adalah kaum sunni, hingga akhirnya yang diangkat untuk menjadi raja adalah dari kaum sunni sendiri. Baca: Kerajaan di Indonesia

Kerajaan ini berada dalam situasi damai hingga akhirnya pada tahun 956, tepatnya pada saat sultan ketujuh yaitu , Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat meninggal dunia, terjadilah lagi peperangan antara kaum syiah dan kaum sunni selama 4 tahun lamanya. Hal ini membuat kedua belah pihak mengambil keputusan agar kerajaan perlak dibagi menjadi dua bagian, agar tercipta perdamaian.

Bagian pertama berada di daerah pesisir Perlak yang diberikan kepada kaum syiah dengan kepemimpinan Sultan Alaiddin Syed Maulana Syah, kepemimpinannya dimulai pada tahun 986 Masehi sampai tahun 988 Masehi. Bagian kedua berada di daerah pedalaman Perlak yang dberikan kebada kaum sunni dengan kepemimpinan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat, beliau memimpin Perlak pedalaman dimulai pada tahun 986 sampai tahun 1023. Kedua aliran tersebut bersatu kembalisa disaat Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah, raja dari aliran syiah yang menguasasi Perlak pesisir meninggal pada saat dikalahkan oleh kerajaan Sriwijaya. Baca: Kerajaan Budha Tertua yang Ada di Indonesia 

Tuesday, 22 December 2015

Jenis - jenis dan faktor yang mempengaruhi sosialisasi - Sosialisasi merupakan proses pertukaran informasi dari induvidu yang satu dengan individu lainnya, dengan cara melakukan interaksi. Jenis-jenis sosialisasi ada dua macam yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder.

1. Sosialisasi primer


Sosialisasi primer merupakan sosialisasii pertama kali yang dihadapi oleh seseorang sejak ia di lahirkan ke dunia, menjadi bagian baru dari suatu keluarga. Anak yang baru lahir akan bertemu dan berinteraksi dengan ayah, ibu dan saudaranya. Orang tua akan mengajarkan apa yang anak butuhkan agar dapat tumbuh dengan baik dan dianggap menjadi bagian dari keluarga tersebut. Anak diajarkan mengenalkan emosi dan ekspresi ketika ia bayi agar dapat mengetahui bagaimana mengekspresikan perasaannya. Dirumah anak juga diajarkan bagaimana bersikap dan mematuhi orang tua serta peraturan yangada di rumah. Anak juga diajarkan nilai-nilai yang dianut oleh keluarga serta nilai-nilai dan norma yang ada di masyarakat agar anak dapat mempersiapkan dirinya untuk dapat bersosialisasi dengan lingkungan luar. Baca: Pengertian Sosialisasi Politik Menurut Para Ahli

2. Sosialisasi sekunder
Setelah anak siap, ia akan diperkenalkan dengan lingkungan yang lebih luas dibandingkan lingkungan keluarga, pada sosialisasi ini anak akan berinteraksi dengan banyak orang dan struktur-struktur sosial. Anak akan belajar nilai, norma, serta kebiasaan-kebiasaan baru yang dianut oleh masyarakat. Sosialisasi primer juga memperkenalkan seseorang dengan tatanan masyrakat yang ada. Contoh sosialisasi sekunder misalnya, lingkungan sekitar, sekolah, lingkungan bermain, dan tempat kerja.

Sosialisasi diatas dapat terjadi dengan dipengaruhi oleh beberapa faktor, berikut faktor yang mempengaruhi sosialisasi diantaranya:

1. Faktor intrinsik
Foktor intrinsik merupakan faktor bawaan yang dimiliki oleh diri individu itu sendiri. Faktor interinsik mempengaruhi seseorang dalam melakukan interaksi dan mempeljari nilai, norma serta keterampilan dan pengetahuan yang didapatkan dari lingkungan. Faktor interinsik misalnya:

a. Sifat dasar
Sifat dasar merupakan sifat yang dimiliki oleh seseorang, seperti watak, karakter, emosi dasar. Sifat ini dipengaruhi oleh pewarisan dari salah satu orang tua atau kombinasi dari keduanya. Namun sifat ini dapat berkembang semakin matang dan semakin baik apabila seseorang mendapatkan pengalaman sosialisasi yang baik dari lingkungannya.

b. Motivasi
Motivasi merupakan alasan mengapa seseorang bertindak dan melakukan sesuatu. Motivasi ini merupakan sumber yang memberikan seseorang kekuatan dan semangat agar dapat melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh.

2. Faktor ekstrinsik
Faktor ekstrinsik merupakan faktor pendukung yang ada diluar diri individu. Faktor ini tidak dimiliki individu dalam dirinya, namun mempengaruhi individu dalam melakukan sesuatu dan mempengaruhi individu dalam sosialisasinya. Faktor-faktor ekstrinsik misalnya:

a. Perbedaan
Setiap orang memiliki ciri-ciri fisik, karakter, sifat serta kebiasaan yang berbea-beda. Hal ini dapat mempengaruhi seseorang dalam bersosialisasi, biasanya orang akan melakukna interaksi dengan orang yang hampir memiliki kesamaan dengan dirinya, walaupun ada juga yang meyukai tantangan dengan bertemu orang asing.

b. Lingkungan
Lingkungan yang ada disekitar juga dapat mempengaruhi seseorang dalam bersosialisasi. Saat seseorang tumbuh di lingkungan dengan masyarakat dan aturan yang baik, maka ia akan tumbuh dengan baik dan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dengan baik pula. Baca: Pengertian Sosialisasi Primer dan Sekunder

Sunday, 20 December 2015

Pengertian Sosialisasi Primer dan Sekunder - proses sosialisasi terjadi sepanjang hidup manusia. Sosialisasi dibedakan menjadi dua, yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder.

1. Pengertian sosialisasi primer

Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dihadapi seseorang sejak ia dilahirkan ke dunia. Seorang bayi akan diajarkan mengenal orang tuanya terlebih dahulu. Anak akan terbiasa dengan ayah dan ibunya. Merekan melakukan sosialisasi melalui sentuhan, mengajarkannya senyuman serta kata-kata sederhana dan panggilan untuk orang tuanya. Walaupun anak belum paham dan mengerti namun otak anak sudah mampu merekam semuanya. Dia akan mengenal mana orang tuanya, atau orang asing yang belum dikenalnya. Semakin hari, umurnya semakin bertambah, dan ulai bisa diajak komunikasi, orang tua serta orang-orang terdekatnya akan mengajarkan perilaku yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan, walaupun ia belum paham mengapa batasan antara perilaku boleh dan terlarang itu ada, namun anak akan belajar mematuhinya. Baca:
Tipe dan Definisi Sosialisasi
Bagaimana orang tua mendidik anak, serta membangaun komunikasi dengan anak sangat penting pengaruhnya, hal ini membantu anak membentu kepribadiannya. Anak yang di didik dengan otoriter akan menjadi anak yang penakut dan tidak dapat mengambil keputasannya sendiri. Berbeda halnya dengan anak yang didik denga partisipatoris, anak akan tumbuh menjadi anak yang mandiri, dapat bertanggung jawab dengan dirinya sendiri serta dapat menetukan arah hidupnya sendiri namun tetap dapat menghormati orang tua, pada sistem pendidikan ini anak akan menganggap orang tua sebagai sahabtnya, dan menjadikan orang tua tempat ternyaman untuk berlindung.

2. Pengertian sosialisasi sekunder

Sosialisasi sekunder merupakan kelanjutan dari sosialisasi primer. Bentuk dari sosialisasi sekunder salah satunya adalah desosialisasi Vs resosialisasi. Goeffman berpendapat tentang hal yang berkaitan dengan desosialisasi Vs resosialisasi yaitu suatu tempat yang dibuat degan snegaja, yang didalamnya terdapat sejumlah orang dengan memiliki permasalahan yang sama yaitu dijauhkan dari masyarakat normal untu menjalani hidup terisolasi yang diatur. Misalkan penjara, RSJ, rehabilitasi narkotika, institusi militer dan lain sebagainya.

Seseorang yang melanggar aturan ukum akan ikenakan sanksi penjara dalam kurun waktu yang ditentukan, selama kurun waktu tersebut, seseorang tidak dapat menjalani hidup layaknya kehidupan yang dijlani sebelumnya, ia harus memakai baju yang sudah diatur, serta fasilitas yang sebelumnya dimiliki akan dicabut. Saat akan dibebaskan ia akan diberi bekal keterampilan baru untuk meneruskan hidupnya.

Contoh lainnya misalkan pasien rumah sakit jiwa, ia juga akan mengalami desosialisasi yaitu status warasnya dahulu, menjadi status tidak waras yang akan diobati selama ia menjadi pasien rumah sakit jiwa. Sehingga terjadi resosialisasi hingga jiwanya kelmbali sembuh dan waras. Baca: Bentuk - Bentuk Sosialisasi
Desosialisasi Vs resosialisasi tidak selamanya bersifat negatif, adapula yang bersifat positif, misalkan pendidikan kemiliteran atau akademi kepolisian. Selama seseorang menuntut ilmu di akdemi ini, ia akan terisolasi dari dunia luar, dan akan menjalani latihan yang sangat berbeda dari kehidupan sebelumnya. Untuk mempersiapkannya menjadi anggota pertahanan negara yang kuat dan disiplin.

Friday, 18 December 2015

Pengertian Sosialisasi Politik Menurut Para Ahli - Sosialisasi politik merupakan hal yang sangat penting diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat, agar dapat tercapai pemerintahan yang demokratis dan mementingkan kepentingan rakyat sehingga simbol dipilih oleh rakyat kembali ke rakyat tidak hanya menjadi kata-kata kiasan semata. Berikut beberapa pengertian sosialisasi politik menurut para ahli.

· Kenneth P. Langton: sosialisasi politik merupakan cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan dan meneruskan budaya politik.

· Gabriel A. Almond: sosialisasi politik merupakan proses untuk memperoleh sikap dan pola suatu tingkah laku untuk menyampaikan dan menyebarkan tentang budaya dan keyakinan politik. Baca: Sarana dan Fungsi Sosialisasi Politik

· Richard E. Dawson: sosialisasi politik merupakan pewarisan suatu pengetahuan tentang politik dari generasi yang lebih tua ke generasi muda.

· Dennis Kavanagh: sosialisasi politik merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan suatu porses belajar mengenai politik. Sehingga dapat menumbuhkan pandangannya mengenai sisi positif politik.

· Alfian: sosialisasi politik merupakan usaha yang dilakukan dengan sadar untuk menanamkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam sistem politik yang ideal.

· Ramlan Subakti: sosialisasi politik merupakan proses membentuk sikap seseorang untuk berminat dengan politik.

Ramlan Surbakti juga mengemukakan tentang macam sosialisasi politik yang dapat dilakukan dari metode yang dipakai dalam menyampaikan pesan, yakni

1. Sosialisasi politik merupakan proses yang terjadi antara pemberi sosialisasi dengan penerima sosialisasi sehingga ada pertukaran informasi tentang simbol politik serta norma-norma penting yang diaut oleh suatu sistem politik.

2. Sosialisasi politik yang dilakukan dengan memanfaatkan kekuasaan, sehingga pengauasa dapat memaksa masyarakat untuk menerima dan menjalankan nilai serta norma yang penguasa pilih sebagai sistem politik yang ideal. Baca: Pengertian Sistem Politik

Mochtar Masoed dan Colin Mac Andrews juga mengemukakan tentang sarana yang dapat menyebarkan atau melakukan sosialisasi politik, sarana disini merupakan lembaga atau individu yang memberikan sosialisasi poltik diantaranya:

1. Keluarga: keluarga merupakan lembaga atau tempat pertama yang dihadapi oleh seseorang sejak ia dilahirkan ke dunia, di dalam keluarga anak mendapatkan pengetahuan pertamanya tentang segala hal. Keluarga dapat menanamkan tentang pengetahuan mengenai politik, misalkna menceritakan tentang perjuangan yang dilakukan oleh pemuda Indonesia untuk mecapai kemerdekaan, strategi yang dipakai oleh Soekarno agar dapat merebut kembali Indonesia dari tangan penjajah.

2. Sekolah: Sekolah merupakan sumber ilmu, anak akan mendapatkan segala pengetahuan di sekolah, temasuk tentang pengetahuan politik. Anak juga dapat berpraktek langsung menjalankan peran yang mirip dengan struktur politik.

3. Kelompok: kelompok merupakan tempat kedua yang dapat membuat seseorang merasa aman selain dirumah. Anak yang sedang melewati masa remaja cenderung lebih suka berkumpul dengan kelompoknya.

4. Tempat kerja: Dunia kerja merupakan dunia yang memaksa seseorang untuk mengorbankan sebagian waktunya untuk mencari nafkah. Tempat kerja membuat seseorang mau tidak mau menhabiskan sebagian waktunya di tempat kerja, maka akan terjadi sosialisasi termasuk sosialisasi politik yang dilakukan oleh sesama rekan kerja.

5. Media masaa: segala informasi dapat didapatkan melalui media masa, termasuk tentang dunia politik akan sangat mudah di dapatkan melalui media massa.

6. Pengalaman politik: seseorang yang terjun langsung ke dunia politik akan dapat mempengaruhi sikapnya terhadap cara pandangnya terhadap suatu sistem politik.

Itulah beberapa pengertian sosialisasi politik menurut para ahli, semoga bermanfaat. Baca: Pengertian Sosialisasi Menurut Para Ahli

Wednesday, 16 December 2015

Pengertian Harga dan Tujuannya Menurut Para Ahli - Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang. Berikut beberapa pengertian harga menurut para ahli

· Djasmin Saladin 2001: harga merupakan salat tukar yang digunakan untuk mendapatkan produk atau jasa dengan sejumlah uang.

· Basu Swastha & Irawan 2005: harga ialah sesuatu yang dibutuhkan untuk mendapatkan suatu kombinasi antara pelayanan ditambah produk dengan membayar jumlah uang yang sudah menjadi patokan.

· Buchari Alma 2002: harga merupakan sebuah nilai yang ditentukan untuk suatu barang maupun jasa yang ditentukan dengan uang.

· Henry Simamora 2002: harga ialah nilai uang yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan produk atau jasa yang diinginkan. Baca: Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sosialisasi

· Tjiptono 2002: harga adalah hukurn moneter yang dapat ditukarkan untuk mendapatkan hak atas suatu barang atau pemakaian layanan jasa.

· Harini 2008: harga merupakan nilai uang yang seseorang butuhkan untuk memperoleh sejumlah produk dan pelayanan.

Berdasarkan pengertian harga menurut para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa harga adalah nilai uang yang ditentukan secara global yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk mendapatkan suatu produk atau pelayanan jasa yang diinginkan.

Peranan harga tak lepas dari proses jual beli suatu produk atau jasa. Harga membantu konsumen untuk menentukan seseorang akan membeli barang atau tidak. Suatu perusahaan menentukan nilai untuk mendapatkan laba dari produk yang dijual perusahaan tersebut. Untuk menentukan harga suatu produk atau jasa, ada beberapa dasar yang harus dipertimbangkan. Machfodz 2005 mengatakan: penetapan suatu harga dapat dipengaruhi oleh faktor internal yang terdiri dari tujuan perusaan dalam memasarkan produk, strategi yang dipakai oleh perusahaan dalam memasarkan produk, biaya yang dikeluarkan preusahaan untuk memproduksi dan memasarkan produk dan pembiayaan karyawan serta metode yang dipakai perusaan untuk memasarkan produk dan faktor eksternal yang dapat dilihat dari model pasar yang akan dituju produk, persaingan harga dengan produk lain, serta lingkungan yang akan menjadi sasaran produk tersebut.

Penetapan harga suatu produk atau jasa tergantung dari tujuan perusahaan atau penjual yang memasarkan produk tersebut. Menurut Harini 2008 penetapan harga memiliki tujuan yaitu:

1. Penetapan harga suatu produk memiliki tujuan untuk mecapai target perusahaan untuk memperoleh penghasilan serta memdapatkan target investasi yang sudah ditentukan prosentase keuntungannya, sehingga untuk memenuhi hal tersebut diperlukan adanya penetapan harga pasti dari suatu produk yang telah diproduksi perusahaan

2. Fungsi penetapan harga yang kedua merupakan hal yang harus diperhatikan untuk kestabilan harga suatu produk

3. Penetapan harga dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan produk dalam peredaran pasar, sehingga produk tetap dapat bertahan dipasaran.

4. Penetapan harga harus dilakukan untuk mencegah terjadiya persaingan dengan perusaan lain yang memiliki produk yang hampir sama.

5. Perusahaa menetapkan harga untuk menentukan laba yang akan didapat oleh perusahaan agar perusahaan tetap dapat memproduksi suatu barang yang akan dipasarkan.

Machfoedz 2005 juga berpendapat “Tujuan dari penetapan suatu harga adalah utuk mencapai target perusaan, mendapatkan laba dari penjualan, meningkatkan serta mengembangkan produksi produk, serta meluaskan target pemasaran. Baca: Pengertian Bimbingan dan Kerjasama Menurut Para Ahli

Monday, 14 December 2015

Pengertian Bimbingan dan Kerjasama Menurut Para Ahli - bimbingan merupakan sebuah interaksi yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih, salah satu individu merupakan center yang ditunjuk untuk memberikan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa tindakan yang dilakukan untuk perkembangan kepribadian seseorang yang dibantu. Berikut beberapa pengertian bimbingan menurut para ahli:

· Pengertian bimbingan menurut James adalah bimbingan merupakan bantuan yang diberikan oleh seorang ahli untuk membantu orang lain dalam mangambil keputusan yang terbaik.

· Pengertian bimbingan menurut Crow merupakan sebuah proses yang mendidik

· Pengertian bimbingan menurut Shertzer dan Stone merupakan sebuah tindakan yang diberikan untuk menolong orang lain yang mengalami perkembangan emosi, jiwa, mental, intelektual dan sosial

· Pengertian bimbingan menurut Sunaryo Kartadinata merupakan sebuah proses untuk membantu seseorang agar dapat berkembang optimal. Baca: Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sosialisasi

· Pengertian bimbingan menurut Rochman Natawidjaja merupakan proses memberikan bantuan secara berkesinambungan agar seseorang tersebut dapat memahami dirinya sendiri

· Pengertian bimbingan menurut Yee merupakan suatu banuan yang berkelanjutan yang diberikan oleh seseorang yang kompeten kepada seseorang yang meminta bntuan agar seseorang tersebut dapat menyesuaikan tingkah lakunya.

Kerjasama merupakan suatu kegiatan yang dilakukan bersama-sama oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama . 

Berikut beberapa pengertian kerjasama menurut para ahli :

· Menurut Zainudin pengertian kerjasama adalah seseorang yang memiliki kepedulian dengan orang lain, atau sekelompok orang sehingga membentuk suatu kegiatan yang sama dan menguntungkan seluruh anggota dengan dilandasi rasa saling percaya antar anggota serta menjunjung tinggi adanya norma yang berlaku. Kerjasama menurut Zainudin merupakan kerjasama dalam bidang organisasi yang merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan bersama-sama antar anggota untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh anggota organisasi.

· Menurut Pamudji kerja sama adalah pekerjaan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan melakukan interaksi antar individu yang melakukan kerjasama sehingga tercapai tujuan yang dinamis, ada tiga unsur yang terkandung dalam kerjasama yaitu orang yang melakukan kerjasama, adanya interaksi, serta adanya tujuan yang sama.

· Menurut Thomson dan Perry kerjasama merupakan suatu kegiatan yang memiliki tingkatan yang berbeda, dimulai dari adanya koordinasi dan kooperasi hingga terjadi kolaborasi di dalam suatu kegiatan kerjasama.

· Menurut Rosen kerjasama merupakan sumber yang sangat efisien untuk kulitas pelayanan. Dalam hal ini kerjasama dalam ranah ekonomi pada bidang jual beli.

· Menurut Tangkilisan kerjasama merupakan sumber kekuatan yang timbul didalam suatu organisasi sehingga dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan organisasi.

· Menurut Handshake Agreements kerjasama merupakan pekerjaan yang yang diatur bukan atas dasar perjanjian yang ditulis.

· Written Agreements, bentuk kerjasama terdiri dari: consortia yaitu merupakan kegiatan sharing sumber daya, joint purchasing yaitu kerjasama pembelian barang, equipment sharing yaitu kerjasama sharing peralatan, cooperative construction yaitu kerjasama mendirikan bangunan, joint services yaitu kerjasama bidang pelayanan publik, contract services yaitu kerjasama bidang kontrak pelayanan. Baca: Pengertian Humas dan Sosial Menurut Para Ahli

Saturday, 12 December 2015

Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sosialisasi - Sosialisasi merupakan sebuah hubungan yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lainnya. Beberapa ahli mengatakan bahwa pengertian sosialisasi adalah sebuah proses yang dialami oleh seseorang dalam mempelajari lingkungan hidupnya hingga seseuai dengan norma, nilai sosial, serta kebiasaan yang dianut oleh suatu kelompok dimana ia tinggal.

Berikut beberapa pengertian sosialisasi menurut para ahli:

Koentjaraningrat
Sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran yang terjadi pada seseorang dari sejak ia lahir sampai ia meninggal. Pembelajaran tersebut berkaitan dengan pola interaksi dengan individu lainnya yang memainkan peran sosial dalam masyarakat. Baca: Pengertian Humas dan Sosial Menurut Para Ahli

Peter Barger
Sosialisasi merupakan suatu proses yang terjadi pada anak yang sedang belajar menjadi anggota masyarakat yang baik. Baca: Pengertian Bimbingan dan Kerjasama Menurut Para Ahli

Charlotte Buhler
Sosialisasi merupakan suatu proses yang dapat membantu proses belajar seseorang dalam menyesuaikan diri dengan masyarakat agar sesuai dengan kelompoknya

Tujuan Sosialisasi

Sosialisasi memiliki tujuan yang baik bagi kehidupan seseorang di suatu kelompok masyarakat, berikut beberapa tujuan sosialisasi:


1. Mengajarkan seseorang tentang keterampilan yang berguna dalam bertahan hidup atau menyesuaikan diri pada suatu kelompok masyarakat


2. Mengembangkan komunikasi seseorang agar dapat bekomunikasi dengan baik dan efektif


3. Mengajarkan bagaimana cara intropeksi diri yang tepat agar dapat mengembangkan fungsi organiknya.

4. Mengajarkan tentang tugas pokok yang harus dilakukannya dengan menanamkan nilai serta suatu kepercayaan pada diri seseorang.

Fungsi Sosialisasi

Fungsi sosialisasi sebagai suatu proses sosialisasi di tengah-tengah lingkungan masyarakat memiliki 2 fungsi utama, antara lain sebagai berikut:

1. Ditinjau dari kepentingan yang dimiliki seseorang, sosialisasi memiliki fungsi sebagai pengenal identitas budaya dan nilai, agar seseorang dapat mengakui, mempelajari, mengenal serta menyesuaikan diri dengan norma, nilai, budaya serta peraturan sosial yang ada pada suatu kelompok masyarakat.

2. Sedangkan apabila ditinjau dari kepentingan yang dimiliki masyrakat, sosialisasai memiliki fungsi sebagai alat untuk melestarikan norma, nilai serta budaya yang ada pada suatu kelompok masyarakat.

Selain fungsi diatas masih ada beberapa fungsi sosialisasi diantaranya: dengan sosialisasi seseorang dapat memepelajari suatu norma yang berlaku pada suatu kelompok, dengan sosialisasi seseorang dapat mengenal masyarakatnya maupun masyarakat lain,dengan sosialisasi seseorang dapat menegnal peran yang dimiliki oleh setiap anggota kelompok masyarakat, serta dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya demi kepentingan perannya dalam suatu kelompok masyarakat.

Sosialisasi sangat penting bagi kehidupan masyarakat, maka dari itu masing-masing orang baru wajib mengenal serta mempelajari suatu nilai serta kebiasaaan kelompok melalui sosialisasi dengan kelompok tersebut, agar dapat dianggap layak menjadi bagian dari kelompok masyarakat tersebut. Jadi sosialisasi merupakan sebuah proses pembelajaran yang dilakukan oleh seseorang di dalam hidupnya guna dapat menyesuaikan diri dengan norma, nilai, budaya, kebiasaan serta cara hidup suatu kelompok. Baca: Pengertian Humas dan Sosial Menurut Para Ahli

Thursday, 10 December 2015

Pengertian Humas dan Sosial Menurut Para Ahli - Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan humas merupakan suatu lembaga yang memiliki fungsi sebagai tempat pemberi informasi kepada masyarakat luas.

Berikut beberapa pengertian humas menurut para ahli:

· Edward L. Bernays: pengertian humas meliputi humas pemberi penerangan pada masyarakat, pemberi bujukan pada masyarakat, pemberi bantuan menginterpretasi masyalah pada masyarakat.

· Scott M. Cutlip dan Allen H. Center: humas adalah manejemen publik dalam menilai suatu sikap, menilai suatu kebijakan, serta tata cara suatu organisasi untk kepentingan publik.

· The Public Relations Society of America: humas merupakan lembaga yang membatu organisasi beradaptasi dengan publik, agar dapat melakukan interaksi yang baik dan efektif. Baca: Pengertian, ciri-ciri novel dan cepren

· J.C.Seidel: humas merupakan kelanjutan dari proses manajemen untuk mendapatkan kepercayaan customer dengan mengadakan analisis diri atau institusi untuk kemajuan pelayanan.

· W. Emerson Reck: humas merupakan kelanjuatan penetapan kebijakan dari sebuah institusi agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

· Public Relation World Conference: humas merupakan penggabungan dar ilmu pengetahuan dan kesenian untuk memprediksi dan memperkirakan konsekwensi yang akan didapatkan oleh perusahaan serta memberikan saran terbaik bagi perusahaan.

· Cutlip, Center, dan Broom: humas memiliki fungsi sebagai manajemen yang dapat membangun serta mempertahankan suatu hubungan yang dapat berpangaruh bagi kesuksesan suatu organisasi.

· The British Institute of Public Relation: humas merupakan suatu rencana usaha yang berkelanjutan membina rencana baik anatra pihak organisasi dan masyarakat.

· Frank Jeffkins: humas merupakan bentuk komunikasi yang baik, baik itu komunikasi ke dalam suatu organisasi maupun komunikasi keluar suatu organisasi, tujuannnya adalah untuk mencapai pengertian bersama.

· Jeffkins & Daniel Yadin: humas merupakan sebuah sistem dari komunikasi yang bertujuan membangun niat yang baik bagi beberapa pihak.

· Webster’s New Wold Dictionary: humas merupakan suatu hubungan yang dibentuk untuk masyarakat dengan organisasi yang terkait dengan penciptaan opini masyarakat atau pembentukan suatu citra diri organisasi.

Sosial merupakan suatu hasil yang dibentuk melalui hubungan interaksi antar masyarakat untuk mencapai keselarasan hidup, 

Berikut beberapa pengertian sosial menurut ahli:

· Lewis: sosial merupakan suatu hal yang ingin dicapai dan diterapkan di tengah-tengah interaksi antara masyarakat dengan lembaga pemerintahannya

· Keith Jacobs: Sosial merupakan sesuatu yang sengaja dibangun dalam sebuah kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Baca: Pengertian, Tujuan dan Fungsi Sosialisasi

· Ruth Aylett: Sosial merupakan perbedaan yang harus dipahami namun tetap terintegrasi dan inhern

· Paul Ernest:sosial adalah suatu kegiatan yang melibatkan sekelompok manusia baik secara individu maupun kelompok.

· Philip Wexler: sosial merupakan sifat dasar yang dimiliki setiap individu.

· Peter Herman: sosial merupakan inti dari cara berhubungan antar warga masyarakat walaupun pola sosial masih diperdebatkan. Baca: Perbedaan Fakta dan Opini

Tuesday, 8 December 2015

Sosialisasi Budaya Politik dan Sekunder - Sosialisasi budaya politik merupakan suatu proses dalam penyerapan suatu nilai politik tertentu yang ada di dalam suatu kelompok yang diturunkan kepada individu-individu agar mengerti budaya suatu politik tertentu. Contohnya dapat seperti dilihat dalam tingkat politik pemilihan wali kota, petugas yang ditunjuk memberikan instruksi atau penjelasan kepada masyarakat agar pemilihan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Berikut pendapat beberapa pakar tentang sosialisasi budaya politik.

· Gabriel A Almond: sosialisasi budaya politik merupakan proses dalam memperoleh sikap dan pola politik tertentu yang dibentuk agar menjadi suatu identitas yang melekat pada politik tersebut. Sehingga dapat menjadi acuan yang dapat ajarkan pada generasi selanjutnya.

· Kenneth P. Langton: sosialisasi budaya politik merupakan cara yang dilakukan masyarakat dalam meneruskan suatu budaya politik.

· Hyman: sosialisasi budaya politik merupakan suatu proses belajar seseorang pada pola sosial yang berhubungan dengan posisinya dalam badan masyarakat di suatu negara.

· Fred. I Greenstein: sosialisasi budaya politik adalah penanaman nilai politik pada suatu kelompok atau individu yang dilakukan dengan sengaja oleh suatu badan politik.

· Michael Rush dan Philip Althoff: sosialisasi budaya politik adalah sebuah proses dalam memberkenalkan sebuah sistem politik pada sekolompok orang serta menentukan reaksi kelompok tersebut terhadap sistem politik yang dikenalkan.

Sosialisasi politik memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan budaya politik serta meneruskannya pada generasi selanjutnya. Dengan adanya sosialisasi budaya politik yang terus-menerus dan berkelanjutan diharapkan masyarakat memiliki kesadaran politik untuk membangun dan memajukan negara.

Sosialisasi politik tidak harus dilakukan oleh ketua politik itu sendiri atau dilakukan secara langsung. Sosialisasi politik dapat dilakukan didalam keluarga, karena keluarga merupakan agen pertama yang dikenal seseorang sebelum mengenal lingkungan. Anak dapat mempelajari perihal politik melalui keluarganya. Didalam keluarga juga ada hirarki yang hampir sama dengan kedudukan politik, seorang anak harus mematuhi ayah yang dijadikan kepala keluarga serta ibu yang menjadi partner kepala keluarga, sama halnya di dalam politik, kita harus menghormati ketua politik serta wakil yang ada di dalam suatu lembaga politik. Anak juga harus melaksanakan dan menjalankan peraturan yang telah disepakat bersama, hal ini sama halnya yang ada di dalam suatu organsasi politik, peraturan yang dibuat bersama-sama akan dipatuhi bersama-sama juga. Baca: Sosialisasi Primer dan Sekunder

Serta yang pling penting adalah pilihan orang tua pada suatu partai politik akan mempengaruhi anggota keluarga lainnya, walaupun setiap orang memiliki hak memilih yang sama. Sosialisasi budaya politik juga dapat dilakukan di sekolah. Disekolah anak akan diajarkan tentang pendidikan kewarganegaraan, hal ini tak lepas dari budaya politik. Sosialisasi budaya politik uga dapat dilakukan di kelompok pergaulan, seseornag tanpa sadar dapat mengikuti kelompoknya dalam memilih suatu partai politik. sosialisasi budaya politik juga dapat dilakukan di tempat kerja, lingkungan ini hampir sama dengan pergaulan, dimana seseorang hampir menghambiskan banyak waktunya dii lingkungan kerja, sehingga secara tidak langsung dapat mempengaruhinya.

Sosialisasi sekunder merupakan proses belajar yang dilakukan oleh seseorang dalam suatu lingkungan. Sosialisasi sekunder merupakan proses sosilisasi lanjutan dari sosialisasi primer yang telah diterima oleh seseorang. Sosialisasi sekunder merupakan sosialisasi yang terjadi diluar lingkungan keluarga, yakni interaksi antara seseorang dengan orang lain yang bukan keluarganya, serta lingkungan yang bukan rumahnya. Baca: Budaya dan Sistem Politik di Indonesia 

Sunday, 6 December 2015

Sosialisasi Primer dan Sekunder - sosialisasi menurut jenisnya terbagi menjadi dua, yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Goffmen mengatakan bahwa kedua sosialisasi tersebut sama-sama terjadi dalam sebuah institusi total. Dimana ada tempat proses itu terjadi dan sejumlah induvidu yang melakukan kegiatan yang sama serta berada pada situasi yang sama pula.

1. Sosialisasi primer

· Horton Coley berpendapat bahwa kelompok primer memiliki ciri-ciri antara lain: setiap anggota kelompok primer memiliki keterikatan, sehingga mereka saling mengenal satu dengan yang lainnya, sosialisasi pada kelompok primer dilakukan dengan cara bertatap muka, anggota kelompok primer memiliki hubungan yang sangat dekat sehingga terjadi sosialisasi yang intim dan kekeluargaan.

· Hommans berperdapat bahwa sosialisasi primer adalah sosialisasi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang berkomunikasi dengan intensitas yang tinggi dan langsung.

· Barger dan Luckman berpendapat bahwa sosialisasi primer merupakan sosialisasi yang pertama kali dijalankan oleh seseorang dimulai sejai ia kecil dengan mempelajari nilai-nilai serta kebiasaan yang ada di dalam keluarga secara bertahap. Sosialisasi primer berlangsung saat anak berumur 0-5 tahun, yaitu ketika anak belum memasuki dunia sekolah, sehingga anak hanya mengenal anggota keluarga dan orang terdekatnya saja.

Pada sosialisasi primer anak mulai belajar membedakan dirinya dengan anggota keluarga lain dan menempatkan dirinya menjadi bagian dari anggota keluarga tersebut. pada tahap ini keberadaan serta partisipasi anggota keluarga lainnya serta orang terdekatnya memmiliki peranan yang penting sekali, sehingga dapat membantu perkembangan dan pembentukan kepribadian anak.

2. Sosialisasi sekunder

· Horton Cooley berpendapat bahwa kelompo sekunder memiliki ciri-ciri sebagai berikut: melibatkan orang bayak, tidak memiliki hubungan yang erat, dapat dilakukan dengan orang asing, serta sosialisasi sekunder memiliki sifat yang hanya sementara.

· Jalaludin Rakhmat berpendapat serupa dengan Horton Coley yang membedakan kelompok sosialisasi sekunder kedalam beberapa karakteristik:

a. sosialisasi sekunder memiliki komunikasi yang sangat luas dan tak terbatas. Komunikasi yangdilakukan bersifat dangkal, artinya hanya menampilkan kepribadian luar yang dimiliki oleh seseorang, berbeda dengan sosialisasi primer yang memiliki sifat komunikasi yang dalam, artinya komunisai ini bersifat intim dan dapat melibatkan kepribadian seseorang yang sebenarnya.

b. Kelompok sekunder menekankan komunikasi yang berkualitas pada aspek isi komunikasi sedangkan kelompok primer menekankan pada komunikasi yang berkualitas pada aspek hubungan artinya, komunikasi dilakukan hanya untuk mempererat hubungan.

c. Sosialisasi sekunder pada umumnya merupakan komunikasi yang dilakukan secara formal, berbeda degan sosialisasi primer, yang bersifat informal.

d. Sosialisasi sekunder memiliki sifat nonpersonal, sedangkan komunikasi pada sosialisasi primer bersifat personal.

e. Komunikasi dapa sosialisasi sekunder cenderung instrumental dan logis lain halnya dengann komunikasi pada sosialisasi primer, komunikasinya cenderung ekspresif. Baca: Sosialisasi Budaya Politik dan Sekunder 

Friday, 4 December 2015

Kerajaan Budha Tertua yang Ada di Indonesia - Agama budha masuk ke Indonesia pada abad ke 5 Masehi yang dibawa oleh seorang pengelana dari Cina yang bernama Fa Hsien. Kerajaan Budha yang pertama kali dibangun di Indonesia adalah kerajaan Sriwijaya, merupakan kerajaan budha tertua yang ada di indonesia. Kerajaan Sriwijaya didirikan pada abad ke 7. Hal ini terbukti dengan ditemukannya prasasti kedukan bukit di palembang pada tahun 689 masehi. Pada masanya, kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang kuat pada masanya, daerah kekuasaaanya seluruh pulau Sumatera dan mengusaai perdagangan di Asia Tenggara meliputi: Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Nama kerajaan Sriwijaya sendiri merupakan asal kata dari sansakerta yang terdiri dari “Sri” dan “Wijaya” yang memiliki arti kemenangan yang bercahaya.

Raja pertama yang memerintah kerajaan Sriwijaya adalah Raja Sanjaya. Yang diteruskan oleh keturunan-keturunannya, diantaranya: Dapunta Hyang Sri Jayanasa, Rudra Vikraman, Sri Indravarman, Dharanindra Sanggramadhananjaya, Maharaja WisnuDharmmatunggadewa, Samaratungga, Balaputradewa, Samaragrawira, Hie-tche, Sri Udayadityavarman, Sri Cudamanivarmadeva, Sri Maravijayottungga, Sangramavijayottungga, Sumatrabhumi, Rajendra Dewa Kulottungga, Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa, Rajendra II, Rajendra III, Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa, Srimat Sri Udayadityawarma Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa.

Kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran ketika Kerajaan Sriwijaya diserang oleh kerajaan Colamandala ynag dipimpin oleh raja Rajendra Chola pada tahun 1007 dan tahun 1023. Penyerangan sebanyak dua kali inilah yang membuat Kerajaan Sriwijaya kalah telak. Bandar-bandar kota milik Kerajaan Sriwijaya berhasil direbut kerajaan Cholamandala. Kejadian ini membuat ekonomi Kerajaan Sriwijaya melemah dan berkurang dikarenakan hilangnya para pedagang yang berdagang di Kerajaan Sriwijaya. Kekuatan tentara Kerajaan Sriwijaya juga melemah membuat daerah yang tadinya berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai melepaskan diri, sehingga Kerajaan Sriwijaya benar-benar runtuh pada abad ke 13 masehi. Baca: Kerajaan Budha di Indonesia

Kerajaan Sriwijaya meninggalkan beberapa peninggalan sejarah yang berupa prasasti-prasasti diantaranya:

· Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di kota Palembang tepatnya pada tahun 683 Masehi. Prasasti kedukan bukit berisi tentnag ekspansi yang dilakukan selama 8 hari yang dilakukan oleh 20.000 tentara dan dipimpin oleh Dapunta Hyang untuk menaklukan beberapa daerah sehingga membuat kerajaan Sriwijaya berjaya.

· Prasasti Talang Tuoyang ditemukan di kota pelembang sebelah barat tepatnya pada tahun 684 Masehi. Isi dari prasasti talang tuo menceritakan tentang taman srikserta yang dibuat oleh Dapunta Hyang Sri Jayanaga.

· Prasasti Kota Kapur yang ditemukan di kota bangka tepatnya pada tahun 686 masehi. Isi dari prasasti kota kapur menceritakan tentang permohonan yang dilakukan untuk kesejahteraan kerajaan Sriwijaya.

· Prasasti Karang Birahi yang ditemukan di kota Jambi tepatnya pad atahun 686 masehi. Isinya hampir sama dengan prasasti kota kapur, yakni mengenai permohonan yang dilakukan kepada dewa demi kesejahteraan dan keselamatan kerajaan dan rakyatnya.

· Prasasti Talang Batu ditemukan di kota palembang yang menceritakan tentang suatu kutukan yang diberikan kepada pelaku kejahatan.

· Prasasti Palas di Pasemah yang ditemukan di kota lampung, menceritakan tentang keberhasilan yang diperoleh kerajaan Sriwijaya dalam menaklukkan kota lampung.

· Prasasti Ligor yang ditemukan di tanah genting Kra, prasasti ini berisi tentang kekuasaan Darmaseta.

Itulan beberapa benjelasan tentang kerajaan tertua yang ada di Indonesia, semoga bermanfaat. Baca Kerajaan di Indonesia

Wednesday, 2 December 2015

Kerajaan di Indonesia - kerajaan-kerajaan yang pertama kali muncul di Indonesia adalah kerajaan yang bercorak Hindu-Budha seiring bertambahnya zaman, kerajaan-kerajaan di Indonesia terus berkembang hingga munculah kerajaan-kerajaan islam di Indonesia. Berikut beberapa kerajaan di Indonesia

1. Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai merupakan kerjaan bercorak Hindu yang pertamakali muncul di Indonesia. Kerajaan Kutai dibangun pad abad 400 M, di tepian sungai Mahakam, tepatnya di Kalimantan Timur. Peninggalan yang masih tersisa dari kerajaan ini adalah Yupa yang menceritakan raja yang memerintah di kerjaaan kutai adalah raja Mulawarman

2. Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara diyakini sebagai kerajaan hindu kedua yang didirikan di Indonesia, tepatnya pada 450 masehi, yang didirikan di Jwa Barat. Kerajaan Tarumanegara dipimpin oleh raja Pernawarman. Peninggalan Kerajaan Tarumanegara adalah ditemukannya candi Batujaya serta candi Cibuaya di sekitar muara Citarum.

3. Kerajaan Kalingga

Kerajaan Kalingga merupakan kerajaan Hindu yang didirikan pada 674 di Jawa , tepatnya di Jepara. Kerajaan Kalingga dipipmpin oleh seorang ratu yang bernama Ratu Shima, yang dikenal dengan ketegasannya. Apabila ada orang yang ketahuan mencuri di daerah kekuasaan sang ratu, akan mendapat hukuman potong tangan.

4. Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya didirikan di pulau Sumatera pada abad ke 6 masehi, serta memiliki pengaruh yang luas pada bebrapa daerah dan negara. Peninggalan yang ditemukan dari Kerajaan Sriwijaya adalah prasasti kudukan bukit yang ditemukan di daerah Palembang. Raja yang pernah memerintah diantaranya: raja Balaputradewa, raja Sakyakirti, raja Sri Sangrawijayatunggawarman serta raja Sri Jayanaga. Baca: Kerajaan Budha Tertua yang Ada di Indonesia

5. Kerajaan Melayu

Kerajaan Melayu merupakan kerajaan yang kekuasaannya berda dibawah kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini didirikan bersamaan dengan berdirinya kerajaan Sriwijaya.

6. Kerajaan Mataram Hindu

Kerajaan Mataram Hindu merupakan kerajaan yang bercorak Hindu, didirikan di Jawa Tengah. Raja yang berkuasa di Kerajaan Mataram Hindu antara lain: raja Sanjaya, raja Sanna serta raja Rakai Panangkaran, raja Daksa, raja Tulodong, raja Wawa, serat raja Mpu Sendok Kerajaan Mataram pernah terbelah menjadi dua yang menganut agama Budha, namun pada akhirnya bersatu kembali.

7. Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari diperintah oleh beberapa raja diantaranya: Ken Arok, Anuspati, Tohjaya, Ranggawuni, serat yang terakhir adalah raja Kertanegara yang mendapatkan gelar Srimaharajadhiraja Sri Kartanegara, memerintah kerajaan Singasari pada tahun 1269 masehi sampai tahun 1292 masehi. Daerah yang pernah ditaklukkannya adalah Bali, Sunda, Pahang, Gurun serta Bakulapura.

8. Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1292 Masehi oleh Raden Wijaya, yang akhirnya menjadi raja pertama yang memerintah kerajaan Majapahit dan mendapatkan gelar Kertarejasa Jayawardhana. Setelah raden Wijaya wafat, pemerintahan kerajaan Majapahit digantikan oleh putranya yang bernama Sri Jayanegara.

9. Kerajaan Samudra Pasai

Kerajaan Samudra Pasai merupakan kerajaan bercorak islam yang pertaakali didirikan di Indonesia. Didirikan pada abad ke 13 Masehi yang terletak di Aceh Utara. Raja yang memerintah Kerajaan Samudra Pasai adalah sultan Malik al saleh dan Sultan Muhammad.

Itulah beberapa kerajaan di indonesia yang dapat dibahas pada artikel ini, semoga bermanfaat. Baca: Kerajaan Kerajaan di Indonesia
- |