September 2015 | Uang Merah | Forex Mart

Sunday, 20 September 2015

Ciri-ciri bryophyta, plantae dan gymnospermae – Siapa sih yang tidak mengenal tumbuhan? Hampir semua orang mengenal tumbuhan. Tumbuhan adalah jenis makhluk hidup yang dapat bermanfaat untuk manusia khususnya. Tumbuhan itu sendiri ada banyak sekali jenisnya. 
 
Nah, jenis tumbuhan yang akan saya bahas pada kesempatan kali ini adalah tumbuhan bryophyte, tumbuhan plantae, dan juga tumbuhan gymnospermae. Saya akan membahas tentang ciri ciri dari ketiga jenis tumbuhan tersebut diatas. Jika anda ingin mengetahui apa saja ciri cirinya, maka simaklah penjelasannya dibawah ini.

Ciri ciri bryophyte

Jenis tumbuhan bryophyta merupakan jenis tumbuhan lumut sejati, lumut tanduk, dan juga lumut hati. Lumut adalah jenis tanaman yang sederhana dan bukan merupakan jenis ganggang, yang sama sekali tidak dianggap oleh botani tanaman. Ciri ciri bryophyte secara umum adalah sebagai berikut:
  • Memiliki ukuran kecil, tingginya tidak melebihi 6 sampai 8 inci yaitu 15 sampai 20 cm, dan biasanya lebih kecil.
  • Daun tersusun dari selapis sel yang berukuran kecil dan mengandung kloroplas misalnya jala, kecuali di ibu tulang daun.
  • Melekat dalam substrat contohnya, pada tanah, pada batu, atau pada kulit. 
  • Akar menyerupai benang yang melayani untuk penahan dan juga tidak mampu untuk menyerap air dan juga nutrisi dari substrat. 
  • Batang belum memiliki pembuluh angkut
  • Telah memiliki klorofil sehingga memiliki sifat autrotof 
  • Memiliki lapisan pelindung 
  • Kekurangan pembuluh darah. 
  • Daun lumut bukan daun sebetulnya 
  • Rhizoid terdiri dari beberapa jenis lapis deretan sel parenkim. 
  • Sporofit terdiri dari kapsul dan juga seta. 
  • Sporofit pada ujung gametofit warnanya hijau dan mempunyai klorofil, 
  • Bryophyta mampu memenuhi gizi mereka dengan cara menyerap mineral

ciri ciri plantae dan gymnospermae

jika diatas sudah dijelaskan tentang ciri ciri bryophyte, sekarang saya jelaskan tentang ciri ciri plantae dan gymnospermae. Ciri ciri plantae adalah sebagai berikut :
  • Sel Tumbuhan ini mempunyai dinding selulosa
  • Plantae mengandung zat klorofil A dan juga B serta mengandung pigmen karotenoid, yang berguna untuk memanfaatkan sebuah energi matahari. 
  • Tumbuhan plantae melakukan penyimpanan makanan dalam bentuk pati 
  • Tumbuhan plantae merupakan tumbuhan organisme multisel yang memiliki sel khusus guna membentuk suatu jaringan serta organ 
  • Mempunyai organ reproduksi yang di lindung oleh sel non reproduksi guna menghindari gamet ataupun sel kelamin yang tidak mengering. 
  • Struktur reproduksi pada wanita di tumbuhan plantae memasok nutrisi serta air untuk embrio yang sedang berkembang. 
  • Plantae mempunyai siklus hidup yang dapat menampilkan pergantian dari dua generasi
Ciri ciri gymnospermae:
  • Jenis tumbuhan kormophyta
  • Mempunyai strobilus yang dijadikan sebagai sebuah alat reproduksi 
  • Tidak terjadi pembuahan ganda 
  • Biji terbuka atau tidak tertutup oleh bakal buah ataupun daun.

Friday, 18 September 2015

Proses dan cara mengatasi terjadinya pemanasan global – Pada akhir akhir ini kita sering sekali mendengar istilah pemanasan global. Pemanasan global yaitu peningkatan suhu udara yang terjadi di seluruh penjuru dunia. Pemanasan global lebih dikenal dengan istilah global warming. Pemanasan global alias global warming ini adalah merupakan salah satu dampak dari adanya peristiwa efek rumah kaca. 
 
Nah, setelah anda mengetahui pengertian dari pemanasan global itu sendiri, maka yang harus anda ketahui selanjutnya adalah tentang bagaimana proses terjadinya pemanasan global tersebut? Dan bagaimana pula cara untuk mengatasi pemanasan global itu? untuk mengetahui ke dua hal tersebut, maka anda harus menyisihkan sedikit waktu anda untuk membaca dan menyimak penjelasan postingan artikel yang satu ini.

Proses terjadinya pemanasan global

Proses terjadinya pemanasan global. Proses terjadinya peristiwa pemanasan global ini diawali dari adanya cahaya yang tapak dari matahari dan sebagian cahaya tersebut dikembalikan ke ruang angkasa dan sebagiannya lagi akan diserap oleh bumi di mana pantulan itu akan dikembalikan kembali dalam bentuk radiasi inframerah. Radiasi inframerah dari matahari tersebut kembali melalui bumi dan melalui atmosfer, sebab semakin banyak jumlah radiasi dari matahari tadi yang ada pada lapisan atmosfer bumi, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya lubang ozon.

Hampir sebagian lebih dari radiasi matahari itu diserap oleh bagian permukaan bumi dan akhirnya akan membuat bagian dari permukaan bumi tersebut menjadi lebih panas. Radiasi inframerah yang telah dipancarkan lagi oleh permukaan bumi akan diserap oleh gas CO2 pada atmosfer dan kemudian sebagiannya lagi akan dipancarkan ke ruang angkasa dan yang sebagiannya lagi akan dikembalikan ke pada atmosfer bumi. Nah, gas CO2 yang telah kembali ke atmosfer bumi tersebutlah yang disebut dengan peristiwa pemanasan global alias global warming.

Global warming atau pemanasan global itu dapat memberikan dampak atau pengaruh yang sangat negative terhadap kehidupan di muka bumi ini, maka dari itu peristiwa pemanasan global tersebut, harus segera diatasi. Untuk mengatasi terjadinya pemanasan global tersebut diperlukan beberapa langkah yang harus dilakukan. Untuk penjelasannya ada di bawah ini.

Cara mengatasi pemanasan global

Cara mengatasi pemanasan global, untuk dapat mengatasi adanya pemanasan global maka harus dilakukan beberapa langkah seperti yang telah saya katakana tadi di atas. Langkah langkah tersebut diantaranya adalah:
  • Melakukan reboisasi hutan. Dengan adanya reboisasi hutan maka gas karbon dioksida yang ada pada atmosfer tersebut akan diserap oleh adanya tanaman yang ada pada hutan tersebut.
  • Menukar bahan bakar minyak bumi atau fosil dengan bahan bakar baku tumbuhan ataupun bahan bakar baku biogas. 
  • Dengan cara melakukan kegiatan konservasi energy atau penghematan energy. 
  • Dengan cara memperbarui teknologi energy untuk mengurangi efek dari rumah kaca.

Wednesday, 16 September 2015

Pengertian dan dampak pemanasan global – Bicara masalah pemanasan global itu terkait dengan alam. Pemanasan global atau biasa juga disebut dengan istilah global warming, itu memang sering terjadi. Dan peristiwa ini sangat mempengaruhi kehidupan di dunia ini termasuk pada manusia hewan dan juga tumbuhan. 
Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas tentang global warming atau pemanasan global. Yang akan saya bahas adalah tentang pengertian dan juga dampak dari adanya global warming atau pemanasan global. Yuk sama sama kita simak agar kita bisa lebih paham tentang global warming atau pemanasan global.

Pengertian pemanasan global

Pengertian pemanasan global atau global warming. Ada banyak para ahli yang mendefinisikan tentang global warming atau pemanasan global. Secara umum pengertian pemanasan global adalah suatu peristiwa meningkatnya suhu rata rata pada sebuah lapisan atmosfer dan pada permukaan bumi. Berdasarkan dari hasil berbagai penelitian yang telah dilakukan, pada saat sekarang suhu yang terjadi pada permukaan bumi itu sudah menunjukkan pada suatu peningkatan yang sangatlah drastis yaitu kira kira sekitar 0,6°C yang sudah terjadi pada satu abad yang terakhir ini.

Peningkatan suhu yang bisa dibilang atau bisa dikategorikan kecil, akan tetapi dampaknya sangatlah besar. Dampak dari pemanasan global sangat mempengaruhi pada kehidupan di bumi ini. Dampak dari pemanasan global atau global warming tersebut, akan saya jelaskan pada uraian yang ada di bawah ini.

Dampak pemanasan global

Pemanasan global atau global warming itu dapat memberikan beberapa dampak yang sangat serius terhadap suatu kehidupan yang terjadi di permukaan bumi. Dampak pemanasan global atau global warming salah satunya adalah terjadinya perubahan cuaca. Adanya suatu peristiwa meningkatnya suhu pada permukaan bumi yang terjadi pada kurun waktu satu abad yang terakhir ini sudah dapat mengakibatkan terjadinya perubahan cuaca dan juga iklim di beberapa wilayah yang ada di muka bumi ini. Dampak dari pemanasan global terhadap terjadinya perubahan cuaca tersebut diantaranya adalah...
  • Gunung gunung es akan segera mencair, dan terjadi lebih sedikit jumlah es yang mengapung pada laut
  • Pada daerah subtropis, di wilayah pegunungan yang tertutup oleh salju akan jauh menjadi semakin sedikit dan juga salju yang ada akan lebih cepat untuk mencair. Melelehnya es yang ada pada puncak gunung Jayawijaya di Papua, itu merupakan salah satu bentuk fenomena yang menandakan terjadinya pemanasan global atau global warming di Negara Indonesia. 
  • Air tanah akan jauh lebih cepat untuk menguap sehingga hal ini akan mengakibatkan terjadinya kekeringan. 
  • Adanya angin yang jauh lebih kencang dengan pola yang berbeda sehingga hal ini akan menyebabkan terjadinya peristiwa angin puting beliung. 
  • Meningkatnya curah hujan yang cukup tinggi dan sering terjadi badai pada tempat tempat tertentu. Baca: Perbedaan Cuaca dan Iklim

Monday, 14 September 2015

Pengertian dan penyebab rumah kaca – Akhir akhir ini kita pasti sering sekali mendengar istilah rumah kaca. Tahukah anda apa sebetulnya yang dimaksud dengan rumah kaca? Pada postingan artikel saya kali ini, saya akan membahas tentang pengertian rumah kaca. Terjadinya peristiwa rumah kaca tersebut bukan terjadi begitu saja tanpa adanya penyebabnya. 
 
Jika anda menyimak postingan artikel saya yang satu ini, maka anda akan mengetahui tentang pengertian dari rumah kaca dan disertai dengan penyebab terjadinya rumah kaca. Untuk menghemat waktu, maka itu langsung saja, akan saya bahas tentang kedua hal tersebut diatas.

Pengertian efek rumah kaca

Pengertian efek rumah kaca adalah suatu peristiwa yang bersifat alamiah hal ini terjadi karena adanya akibat pantulan yang sangat panas pada dalam rumah kaca hal ini sering digunakan oleh para petani untuk menanam sayuran di musim dingin khususnya pada suatu negara yang telah mengenal empat buah musim. Peristiwa rumah kaca yaitu suatu keadaan dimana sinar matahari akan masuk ke dalam rumah kaca guna membantu terjadinya proses asimilasi itu.

Sisa panas yang dihasilkan dari energi matahari tersebut seharusnya segera untuk dikeluarkan ke atmosfer, lalu panasnya dipantulkan kembali oleh bilik kaca serta oleh atap kaca sehingga akan menghasilkan suhu udara yang ada di dalam bilik kaca atau suatu ruangan tersebut menjadi naik dan menghasilkan suasana yang hangat. Pantulan energi panas kembali ke ruangan yang akan menjadikan suatu suhu yang ada dalam ruangan itu menjadi hangat. Nah peristiwa inilah yang disebut dengan peristiwa efek rumah kaca. Seperti yang sudah saya katakana diatas, anda mungkin sudah sering sekali mendengar istilah rumah kaca akhir akhir ini, hal ini terjadi karena banyaknya penyebab. Pada uraian dibawah ini, akan saya jelaskan mengenai penyebab terjadinya rumah kaca.

Penyebab efek rumah kaca

Diatas sudah saya katakana bahwa terjadinya peristiwa rumah kaca itu bukan tanpa sebab, namun ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan terjadinya peristiwa tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi penyebab efek rumah kaca, diantaranya adalah sebagai berikut : 
  • Adanya hutan gundul. Hutan gundul dapat memicu terjadinya peningkatan dari jumlah karbon dioksida pada atmosfer. Dengan gundulnya hutan maka tidak ada tumbuhan yang dapat untuk menyerap karbondioksida yang akan digunakan pada saat proses fotosintesis. Biasanya hal ini dipengaruhi karena adanya kebutuhan pembuatan rumah, kantor ataupun yang lainnya.
  • Bahan bakar fosil. Gas pada rumah kaca itu akan bisa dilepaskan ke atmosfer sebab pembakaran dari bahan bakar pada fosil misalnya minyak, gas dan batubara.Gas yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar fosil tersebut akan berkontribusi pada penambahan gas rumah kaca dan akhirnya dapat memicu terjadinya pemanasan global. 
  • Pertumbuhan penduduk. Adanya pertambahan penduduk hal ini mengakibatkan adanya penambahan jumlah populasi dan juga jumlah berbagai kebutuhan. Kebutuhan tersebut sebagian besar adalah dihasilkan dari adanya suatu produksi. Proses produksi tersebut dapat meningkatkan adanya pelepasan gas industri yang mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca.

Monday, 7 September 2015

Macam macam jenis enzim dan fungsinya – Pada kesempatan kali ini saya akan bahas mengenai macam macam jenis enzim dan fungsinya. Ada begitu banyak macam jenis enzim yang sangat berfungsi dalam setiap organ tubuh manusia. Enzim dapat berfungsi untuk membantu proses pencernaan, dan juga membantu organ tubuh yang lainnya. Sebelum saya bahas tentang macam macam jenis enzim dan fungsinya, pertama tama saya akan membahas tentang pengertian enzim terlebih dahulu. enzim adalah suatu molekul berprotein yang terbuat dari seluruh rantai asam amino. Dan enzim tersebut telah diproduksi oleh setiap organisme yang hidup. Itulah sebabnya mengapa pada saat tubuh kita kekurangan enzim, maka akan mempengaruhi fungsi yang ada pada tubuh dan hal itu dapat membuat tubuh menjadi tidak seimbang akibatnya adalah kondisi tubuh akan menurun. Selanjutnya saya akan bahas tentang macam macam enzim.

Macam macam enzim

Diatas sudah saya katakan bahwa sebetulnya ada banyak sekali macam macam enzim yang terdapat atau terkandung dalam tubuh kita. Dari sekian banyak macam macam enzim itu semua memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh, untuk tetap menjaga keseimbangan tubuh yang dimiliki. Diatas juga telah saya katakana jika tubuh mengalami kekurangan enzim, maka hal itu akan membuat tubuh menjadi tidak stabil dan hasilnya adalah kondisi tubuh akan menurun. Fungsi tubuh tidak dapat berjalan dengan baik dan dengan sebagaimana mestinya. Mengenai macam macam enzim akan dibahas lagi pada uraian berikut.

Jenis jenis enzim dan fungsinya

Macam jenis jenis enzim dan fungsinya itu ada banyak sekali seperti yang sudah saya katakana pada keterangan yang ada diatas. Ada tiga buah jenis dan juga penggunaan enzim yang dapat menjaga organisme yang hidup yaitu enzim metabolik, enzim makanan, dan enzim pencernaan. Dan yang akan saya share kali ini adalah jenis jenis enzim yang ada pada proses pencernaan manusia. Jenis jenis enzim tersebut adalah sebagai berikut : 
  • Enzim ptyalin. Enzim ini adalah enzim pencernaan yang dapat berfungsi untuk merubah amilum menjadi zat maltosa
  • Enzim renin adalah jenis enzim pencernaan yang dapat berfungsi untuk merubah zat kasionogen menjadi kasein atau protein susu dan juga untuk mengendapkan kasein pada susu 
  • Enzim pepsin adalah enzim pencernaan yang dapat berfungsi untuk merubah zat protein menjadi pepton
  • Enzim lipase gastrik adalah enzim pencernaan yang dapat berfungsi untuk merubah zat trigliserida menjadi asam lemak
Enzim enzim tersebut adalah jenis jenis enzim yang membantu proses pencernaan pada manusia. Selain enzim tersebut yang telah saya sebutkan diatas, sebetulnya masih banyak lagi jenis jenis enzim yang lainnya yang juga tidak kalah penting fungsinya untuk tubuh. Mengenai jenis jenis enzim yang lainnya mungkin akan saya bahas lagi pada kesempatan yang akan datang.

Sunday, 6 September 2015

Fungsi enzim lipase dalam metabolisme – Bicara masalah enzim mungkin sudah tidak asing lagi buat anda sekalian, sebab enzim adalah materi yang sudah pasti dibahas dalam ilmu biologi. Enzim erat hubungannya dengan makhluk hidup. Yang akan saya bahas kali ini adalah fungsi enzim lipase dalam metabolisme. 
 
Hampir semua proses pada metabolisme tubuh makhluk hidup itu dirawat oleh enzim yang ikut serta membantu dalam mengatasi pemecahan makanan yang masuk dalam tubuh. Salah satu jenis enzim yang utama digunakan untuk sebagai pemecah lemak yang ada dalam makanan yaitu enzim lipase. Enzim lipase adalah enzim yang diproduksi oleh organ mulut, organ lambung dan juga oleh pankreas. Fungsi dari pada enzim lipase akan dijelaskan pada uraian di bawah.

Fungsi enzim lipase

Saya sudah katakana diatas bahwa enzim lipase adalah enzim yang dihasilkan oleh organ mulut, organ lambung dan juga organ pankreas. Fungsi enzim lipase adalah sebagai berikut :
  • Fungsi yang paling utama dari enzim lipase yaitu berfungsi untuk membantu tubuh dalam mencerna lemak dan juga lipid yang terkandung di dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini sangat berguna dalam mempertahankan fungsi sehat pada kantong empedu.
  • Enzim lipase berfungsi untuk mengontrol tentang tingkat sintesis pada lemak. Dengan begitu akan dapat untuk menjaga jaringan adiposa. Jumlah yang sangat tepat dari bantuan lipase untuk membakar semua cadangan lemak yang ikut dibakar sebagai salah satu bahan bakar, jika memang hal itu dibutuhkan. 
  • Enzim lipase berfungsi untuk membantu memecahkan zat lipoprotein densitas yang rendah dengan menggunakan apolipoprotein sebagai sebuah kofaktor. 
  • Enzim lipase juga berfungsi untuk membantu menjaga permeabilitas sel agar optimal, sehingga dapat memungkinkan jika nutrisi yang dibutuhkan agar masuk dalam sel guna memperlancar suatu metabolisme.
Enzim lipase adalah enzim yang unik. Dikatakan sebagai enzim unik karena fungsinya itu yang dapat memecahkan suatu lemak jenuh, tanpa harus merusak jenis vitamin yang terkandung pada tersebut. Jika kadar enzim lipase yang terdapat dalam tubuh itu rendah, tubuh mungkin akan mengalah pada tingkat tinggi seperti pada kolesterol, demam, kadar gula tinggi dalam urin, diabetes, batu empedu, dan pada jenis penyakit prostat serta masalah pada kandung kemih.

Fungsi enzim dalam metabolisme

Jika ditinjau secara umum, fungsi enzim dalam metabolisme adalah sebagai biokatalisator yaitu suatu zat yang berfungsi untuk mempengaruhi dan juga untuk mempercepat berlangsungnya suatu kejadian reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh setiap organisme atau sel hidup, baik itu pada suatu reaksi reaksi dalam penguraian molekul yang kompleks untuk berubah menjadi molekul molekul yang sederhana ataupun dalam penyusunan senyawa senyawa yang kompleks dari molekul yang sederhana.
- |